Kamis, 18 Agustus 2016

Jenis Jenis sistem keamanan Jaringan



           Menurut David Icove, dilihat dari lubang keamanan yang ada pada suatu sistem, keamanan yang ada pada suatu sistem, keamanan dapat diklafikasikan menjadi empat macam seperti yang akan diuraikan berikut.


  Keamanan Fisik (Physical Security)
 
Suatu kemanan yang meliputi seluruh sistem beserta peralatan, peripheral, dan media yang digunakan. Biasanya seorang penyerang akan melakukan segala macam cara untuk masuk pada sistem tersebut. Biasanya mereka akan melakukan wiretapping atau hal-hal yang berhubungan dengan akses melalui kabel pada jaringan.
Jika mereka tidak berhasil masuk pada sistem, maka Denial Of`Service Attack menjadi pilihan, sehingga semua Service yang digunakan oleh komputer target tidak mampu bekerja. Sedangkan cara kerja Denial Of`Service biasanya mematikan service apa saja yang sedang berjalan atau membanjiri jaringan tersebut dengan pesan-pesan yang sangat banyak jumlahnya. Secara sederhana Denial Of`Service memanfaatkan celah lubang keamanan pada protokol TCP/IP yang dikenal dengan Syn flood, yaitu sistem target yang dituju  akan dibanjiri oleh permintaan yang sangat banyak jumlahnya (Flooding), sehingga akses jaringan menjadi sibuk. Dengan adanya banyak permintaan pada jaringan, otomatis kinerja dari komputer (processor dan RAM) menjadi tinggi. Karena tidak mampu menerima permintaan yang begitu banyak, maka sistem pada komputer tersebut akan crashdan menjadi hang.
     Di samping kedua cara di atas, ada cara lain untuk memdapatkan informasi yang mereka butuhkan, yaitu dengan mendatangi tempat pembuangam sampah pada perusahaan tempat sistem yang menjadi target berada. Ini ditujukan untuk mengumpulkan berkas-berkas semua informasi tentang keamanan sistem gtarget (manual book atau coretan password yang belum sempat dimusnakan) oleh perusahaan tersebut.
   
 Keamanan Data dan Media
Pada keamanan ini penyerang akan memanfaatkan kelemahan yang ada pada software yang digunakan untuk mengolah data. Biasanya penyerang akan memasukkan virus pada komputer target. Caranya dengan mengirim virus melalui fasilitas attachmentpada email. Hal ini tentu tidak menimbulkan kecurigaan pengguna jaringan saat membuka email tersebut.
Cara yang lain adalah dengan memasang backdoor atau trojan horse pada sistem target. Tujuannya untuk mendapatkandan mengumpulkan informasi berupa password administrator. Password tersebut nantinya digunakan untuk masuk pada account administrator.
·        
Keamanan Dari Pihak Luar
Memanfaatkan faktor kelemahan atau kecerobohan dari orang yang berpengaruh (mempunyai hak akses ) merupakan salah satu tindakan yang diambil oleh seorang hacker maupun cracker untuk dapat masuk pada sistem yang menjadi targetnya. Hal ini biasanya disebut social engineering.
Social engineering merupakan tingkatan tertinggi dalam dunia hacking maupuncrackingi. Aktivitas ini harus dilakukan oleh orang-orang berpengalaman yang telah lama mengeluti bidang tersebut. Biasanya cara ini diambil setelah semua cara tidak berhasil dilakukan untuk memasuki sistem yang diincar.
Biasanya orang yang melakukan social engineering akan menyamar sebagai orang yang memakai sistem dan lupa password, sehingga akan meminta kepada orang yang memiliki akssses pada sistem untuk mengubah atau mengganti password yang akan digunakan untuk memasuki sistem tersebut.
·     
 Keamanan Dalam Operasi
keamanan dalam operasi merupakan salah satu prosedur untuk mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan sistem keamanan pasca serangan. Dengan demikian sistem tersebut dapat berjalan baik atau menjadi normal kembali. Biasanya para penyerang akan menghapus seluruh log-log yang tertinggal pada sistem target (log clening) setelah melakukan serangan.

Sharing data dari Linux ke Linux

Step-Step Konfigurasi Sharing Data dari Linux ke Linux
       
  Langkah #1 

Buka dengan gedit dan buka file /etc/samba/smb.conf. Cara membaca isi file dapat menggunakan beberapa cara salah satunya dengan command berikut (dari terminal) : 

smb.conf
CATATAN : Mengapa menggunakan sudo? karena untuk menyimpan setting dari samba memerlukan perintah dari admin atau super user.
    Langkah #2
Setelah file terbuka cari bagian seperti di bawah ini di dalam file smb.conf
# Windows clients look for this share name as a source of downloadable
# printer drivers
[print$]
comment = Printer Drivers
path = /var/lib/samba/printers
browseable = yes
read only = yes
guest ok = no
Screenshot from 2013-06-27 08:23:35 
    Langkah #3 
Jika sudah menemukan bagian yang akan kita setting maka tambahkan perintah seperti di bawah ini, dibawah ini :

CATATAN : komentar di dalam tanda hash tag (#) tidak perlu dimasukkan
[ekohardi]
comment = Folder sharing ekohardi
path = /media/ekohardi/folder_name
browseable = yes
read only = yes
guest ok = no
 
#Nama untuk folder file sharing yang akan muncul di network sharing#
 
comment = Folder sharing ekohardi  
#Isikan keterangan sesuai dengan deskripsi yang diinginkan#
path = /media/ekohardi/folder_name 
#Ini merupakan direktori lokasi folder terurut dari system root (CATATAN: untuk mendapatkan letak file, anda dapat menggunakan cara klik kanan pada file yang diinginkan -> ‘properties’ -> ‘basic’ tab -> location #
 
#Info ini diberikan supaya dapat ditemukan di dalam network sharing isikan ‘yes’ jika ‘no’ maka folder tidak dapat ditemukan di network kecuali anda memberikan ip address anda kepada komputer yang akan mengambil file#
read only = yes 
#Opsi ‘yes’ bahwa hanya dapat akses dan copy namun user di dalam jaringan tidak bisa menghapus ataupun edit, jika ‘no’ maka user dapat mengubah file (CATATAN: kenapa menggunakan opsi read only, hal ini berhubungan dengan masalah keamanan dari file yang anda bagi di jaringan. Jika komputer di dalam jaringan dapat mengganti file anda maka ada kemungkinan file tersebut akan di ‘inject’ oleh virus atau resiko terburuk file anda rusak karena terhapus, virus atau tidak sengaja terpindahkan)#
guest ok = no 
#Hal ini berarti username dengan mode guest tidak bisa membaca, hanya user admin atau selain dari guest yang dapat mengakses file yang anda bagikan#
   Langkah #4

smb.conf
sudo restart smbd

   Langkah #5 

Jika perintah untuk restart samba server (langkah #4) sudah berhasil untuk dijalankan maka anda sudah bisa melihat folder sharing pada jaringan LAN.